Maaf resolusi gawai Anda tidak mendukung akses KedaiKite. Silahkan buka melalui Komputer, Laptop atau gawai dengan resolusi diatas 300px. Terimakasih

Trending

Terbaru

8 bulan yang lalu oleh Administrator
63

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalbar, Muhyiddin menyatakan bagi para pengusaha yang baru memulai usaha dapat mengajukan penambahan modal maksimal Rp 13 juta rupiah. 
“Pengajuan bisa lewat online atau datang ke koperasi, tetapi dengan syarat mereka sudah ikut pelatihan,” ucapnya disela program Aku Saudagar Muda oleh Bank BNI Pontianak di Hotel Ibis Pontianak, Rabu (13/2). 
“Kita juga sudah siapkan program binaan dan pelatihan untuk para pengusaha yang akan memulai usaha,” lanjutnya.

Oleh karena itu, melalui program Aku Saudagar Muda, ia berharap PLUT dapat bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengangkat semua UMKM guna mendukung hal tersebut. 
“Tidak hanya BNI kami berharap kerjasama dari pihak lainnya agar UMKM di Kalbar ini semakin mantap dan stabil. Dan dari program tersebut dapat menciptakan enterpreneur muda yang kreatif,” tutup Muhyiddin.

Sumber : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/02/13/dinas-koperasi-akan-berikan-bantuan-modal-bagi-umkm-yang-baru-merintis

8 bulan yang lalu oleh Administrator
68

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Muhyiddin, M.Si. ikut membuka Rapat Anggota Tahunan Kopdit CU Khatulistiwa Bakti Tahun Buku 2018, Minggu (10/2/2019). 
Pembukaannya diawali dengan pantun dan yel semangat bagi peserta yang hadir di seminar dan rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018 yang bertajuk " Meningkatkan Keterlibatan Anggota Dalam memajukan CUKB". 
"Kami dari jajaran dinas akan siap melayani koperasi-koperasi yang ada di Kalimantan Barat, akan tetapi semuanya harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan dan bisa mengembangkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dengan menaikkan taraf ekonomi dengan menyebar di seluruh pedesaaan," ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan menyampaikan visi misi dari Gubernur Kalbar ia berharap banyak koperasi yang bisa memfasilitasi masyarakat yang baik yang ada di kota maupun di desa yang ada di pedalaman. 
"Dengan menaikkan taraf desa mandiri, kita berharap dari dinas pemerintah kepada Kopdit CUKB mampu melayani masyarakat dan mendukung program pemerintah serta menjadi feedback yang lebih berkesinambungan antara pemerintah dan koperasi CU yang ada di Kalbar dengan cara yang sehat," paparnya. 
Muhyiddin berharap kondisi keuangan CUKB akan tetap sehat sebagai koperasi yang sehat, aman dan terpercaya. Dan semua CU yang ada di Kalimantan bisa menjadi visi misi gubernur untuk desa mandiri dan bisa berkembang untuk menjadi model CU yang ada di Kalimantan Barat.

Sumber: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/02/10/buka-rapat-anggota-tahunan-kopdit-cu-khatulistiwa-muhyiddin-sinergi-cukb-mendorong-umkm-kalbar

 

8 bulan yang lalu oleh Administrator
70

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengembangkan bisnis dan usaha kuliner yang dijalani memang tidak mudah. 
Banyaknya kendala saat menjalani usaha tentu harus penuh kesabaran dan ketelatenan, Minggu (17/2/2019). 
Ketua Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kalbar, Suherman mengatakan, peran ojek online (ojol) sangat berpengaruh bagi setiap usaha khususnya di kota Pontianak ini sendiri. Dengan adanya ojek online dan fitur food atau fitur lainnya, masyarakat semakin dimudahkan dalam membeli segalanya tanpa harus pergi jauh dan antri.

"Sebenarnya masyarakat saat ini terbantu dengan adanya ojol, kenapa, karena dengan adanya ojol, sinergi dan kerjasama tentu berjalan dengan baik. Dengan adanya ojol akan sangat membantu sekali bagi penggiat usaha tersebut karena masyarakat saat ini lebih mudah memesan ketimbang datang jauh-jauh dan ngantri lama khususnya layanan ojol dalam fitur food (makanan)," paparnya. 
Itulah kenapa masyarakat yang memiliki usaha diharap bisa memiliki izin dan berlabel halal, maka PLUT berperan dalam mengedukasi dan mengajak penggiat usaha untuk mensertifikasi dan mengurus izin halal dan BPOM. 
Selain itu, lanjutnya, PLUT juga membekali UMKM dengan manajemennya dalam usaha.  
"Kita tanya rancangan usaha dari awal bagaimana baik itu sistem masukan dan pengeluaran apakah bisa meningkat untuk pangsa pasar yang lebih luas. Maka kita buka konsultasi atau mencari jalan keluar bersama," ujarnya. 
"Demi pelayan untuk masyarakat UMKM daerah, PLUT bersinergi dengan dinas-dinas kabupaten-kota agar semua bisa bersinergi baik itu di desa yang ada di pedalaman," ucapnya. 
"Contohnya kita kumpulkan penggiat usaha yang ada di kabupaten atau kota dan kita beri pelatihan dari semuanya, seperti di daerah ada banyak kerajinan tangan yang khas yang bisa dijual lalu kita arahkan, bagaimana cara mengelola karena banyak yang kreatif tapi tidak tahu cara memasarkan," kata Suherman. 
Dalam menghadapi revolusi 2019, upaya PLUT sekarang adalah selain menerima pelatihan, juga memberi pengetahuan tentang teknologi terbaru ataupun pemahaman tentang pinjaman bank dan fintech, apakah akan membangun atau merusak usaha mereka.

Sumber : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/02/17/ojol-dan-umkm-bersinergi-mengembangkan-umkm-di-kalbar

8 bulan yang lalu oleh Administrator
61

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Barat, Sri Jumiadatin menegaskan pihaknya berupaya agar siswa-siswi yang telah ikut pelatihan magang suatu keahlian tertentu dapat survive. 
Satu diantara upaya adalah mendorong terciptanya Usaha Kecil Menengah (UKM) berbasis keahlian atau skill sesuai pemagangan. 
“UKM-UKM itu tetap didorong. Jadi setelah selesai uji kompetensi, yang lulus buat UKM,” ungkapnya, Kamis (21/2/2019).

Ia menimpali pembentukan UKM-UKM pasca pemagangan telah berjalan hingga kini. UKM Hijrah misalnya, merupakan satu diantara UKM yang dibentuk siswa-siswi eks pelatihan atau pemagangan. 
“Selain itu, ada juga pemagangan misalnya untuk service AC (Air Conditioner). Kita dalam tiga tahun ini ada pemagangan AC. Mulai dari model AC dinding sampai AC berdiri,” terangnya. 
“Jadi artinya ke arah sana memang harus kita pikirkan. Sehingga melalui UKM-UKM itu mereka bisa mencari pekerjaan di kantor, perusahaan dan lainnya atau bahkan membuat usaha-usaha baru,” tukasnya.

Sumber ; TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/02/21/disnakertrans-kalbar-dorong-terciptanya-ukm-usai-pemagangan-dan-pelatihan

8 bulan yang lalu oleh Administrator
68

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar, Moch Riezky Fajar Purnomo mengatakan untuk mendorong UMKM yang membutuhkan modal ialah dengan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Rabu (13/3/2019). 
Ia mengatakan, OJK yang bekerjasama dengan Kementerian Keuangan menerapkan bantuan KUR yang mana sejak tahun 2018 bunganya hanya berkisar 7 persen dari sembilan persen.

"Persyaratan juga sangat mudah, akan tetapi untuk yang diatas Rp 100 juta itu membutuhkan jaminan. Yan terpenting usahanya sudah berjalan selama enam bulan, bisa memperlihatkan seperti BPKB, surat apapun dan lainnya, karena juga persyaratan yang mudah dan bunganya yang kecil," ujar Riezky. 
Lanjutnya, untuk KUR sendiri pembayaran sebulan juga sangat murah hanya berkisar Rp 2 juta per bulan, bagi yangengambol dana pinjaman Rp 100 juta. 
"KUR ini yang akan OJK kembangkan bersama mitra Kementerian Keuangan untuk masyarakat Kalbar yang mana nantinya bekerja sama dengan Bank Kalbar, Bank Pemerintah dan semua Bank pastinya," pungkasnya.

Sumber : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/03/13/ojk-dan-kementerian-keuangan-dorong-kebutuhan-modal-umkm-dengan-kur

8 bulan yang lalu oleh Administrator
73

KalbarOnline, Pontianak – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menghadiri Musyawarah Adat (Musdat) V Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak yang berlangsung di Grand Kartika Hotel, Pontianak, Sabtu (9/3/2019). 
Musdat yang mengusung tema ‘melalui Musdat V kita tingkatkan peran lembaga adat dayak di Kota Pontianak yang sinergis dengan program Pemerintah Kota Pontianak’ ini turut dihadiri oleh Ketua DAD Kalbar, Ir. Jakius Sinyor, Ketua DAD Pontianak, Drs. Daud Dagel beserta jajaran, pemuda dayak, unsur forkopimda Kota Pontianak dan para tamu undangan lainnya. 
Dalam sambutannya, Edi Kamtono memberikan apresiasinya atas terselenggaranya Musdat V DAD Kota Pontianak ini. Dirinya turut menyambut positif tema besar Musdat V DAD Pontianak ini.

“Tentunya melalui Musdat ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk kemajuan budaya khususnya bagi masyarakat Dayak di Kota Pontianak,” ujarnya.

Orang nomor wahid di Bumi Khatulistiwa ini menegaskan bahwa Kota Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat sangat heterogen, dihuni beragam suku bangsa. 
“Ini menunjukkan Kota Pontianak sangat heterogen. Hingga saya bersama Pak Bahasan dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, kita bersyukur pelaksanaan Pilkada di Pontianak berjalan aman dan lancar,” tukasnya. 
“Tentu amanah yang dipercayakan warga Pontianak terhadap saya dan Pak Bahasan akan kami jalankan semaksimal mungkin untuk menggapai kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan warga Kota Pontianak,” timpalnya. 
Dalam kesempatan itu, Edi mengajak khususnya DAD Kota Pontianak untuk berkolaborasi bersama-sama menciptakan Pontianak yang adil dan makmur. 
“Tentunya tanpa kolaborasi dan kebersamaan, tidak akan mungkin kita mencapai suatu kemuliaan,” ucapnya. 
Edi turut mengajak masyarakat dayak di Pontianak untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan kegiatan apapun. 
“Kebersamaan, kerukunan dan keharmonisan khususnya di Kota Pontianak harus kita dukung bersama. Saya tidak akan menghalangi kegiatan budaya terutama kegiatan keagamaan yang ada di Kota Pontianak ini, siapapun,” tegasnya. 
“Karena, memang inilah cerminan Pontianak. Saya yakin, kita diciptakan berbeda-beda bukan untuk saling bertikai, tapi kita diciptakan berbeda-beda untuk bersatu, untuk bersama-sama menggapai kemakmuran, kesejahteraan dan kebahagiaan,” timpalnya. 
Oleh karenanya, ia berharap melalui Musda V ini, dihasilkan rumusan-rumusan dan mudah-mudahan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat adat dayak Pontianak. 
Sementara Ketua DAD Kalbar, Ir. Jakius Sinyor berharap melalui musyawarah adat ini dapat melahirkan program-program yang dapat disinergiskan dengan program Pemerintah. 
“Saya harap mampu beradaptasi dan mampu mensinergikan visi dan misi Wali Kota. Diharapkan mampu membantu Wali Kota mewujudkan visi dan misinya,” harapnya. 
“Saya minta, tema ini betul-betul dijalankan. Jangan buat tema tapi tak mampu dijalankan. Kalau kita katakan sudah mampu bersinergi dengan program pemerintah, apa yang ada di visi dan misi Pak Edi Kamtono, itu diikuti. Kalau ada Musrenbang, ikuti. Kalau tidak ikut, tentu usulan-usulan tak akan diakomodir,” tegasnya. 
“Apalagi dengan Pak Gubernur yang baru ini, kalau kita tidak ikuti tentu usulan-usulan tidak akan diakomodir. Artinya, segala mekanismenya harus kita ikuti. Kalau Musrenbang sudah berjalan, kita sesuaikan saja dengan visi misi dan program pemerintah baik kota, provinsi maupun pusat,” pungkasnya. (Fai)

Sumber : ww.kalbaronline.com

Link : https://www.kalbaronline.com/2019/03/10/edi-kamtono-ajak-masyarakat-dayak-kolaborasi-wujudkan-pontianak-adil-dan-makmur/

8 bulan yang lalu oleh Administrator
70

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dalam rangka HUT ke-44, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mengadakan EXPO UMKM di Pontianak Convention Centre, Selasa (19/3/2019)

Ketua Iwapi Provinsi Kalbar, Oktavia mengatakan kegiatan Expo UMKM merupakan pertama kali digelar oleh Iwapi dimana para peserta yang mengisi pameran dan stand adalah para penggiat usaha khususnya yang ada di Kota Pontianak dan sekitar.

"Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini dari teman-teman cabang, dikarenakan ini merupakan pertama kali juga untuk menjadi wadah dan alat pemersatu para penggiat usaha dalam mengedepankan usahanya dan juga memperkenalkan setiap bidang usaha baik itu yang baru terjun ataupun yang sudah lama terjun di bidang usaha ini sendiri," ujarnya saat ditemui di stand galery Iwapi.

Selain itu, ia mengatakan untuk anggota dari Iwapi sendiri Oktavia mengaku masih belum menghitung sampai sekarang berapa banyak yang sudah menjadi anggota tetap, hal ini diakuinya karena dalam beberapa bulan ini ada anggota yang vakum.

"Database kita masih belum fix, jadi untuk anggota kita belum menghitung seberapa banyak. Akan tetapi info sementara yang saya terima anggota Iwapi ada sekitar 1000-an untuk seluruh Kalbar, itu belum fix karena DPC dan DPD belum masuk semuanya," ujarnya.

Maka dari itu, Oktavia berharap dengan adanya kegiatan dan kepengurusan baru, ia mengatakan semoga setiap anggota bisa tetap berusaha, maju dan berkembang lagi untuk kedepannya.

Sumber : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/03/19/oktavia-sebut-iwapi-kalbar-sebagai-wadah-pemersatu-umkm

8 bulan yang lalu oleh Administrator
60

Trubus.id -- Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalbar, Muhyiddin mengatakan, para pelaku usaha yang baru merintis usaha dapat mengajukan penambahan modal dengan nilai maksimal sebesar Rp13 juta. 

“Pengajuan bisa lewat online atau datang ke koperasi, tetapi dengan syarat mereka sudah ikut pelatihan,” katanya Pontianak, Rabu (13/2).

“Kita juga sudah siapkan program binaan dan pelatihan untuk para pengusaha yang akan memulai usaha,” tambahnya.

Melalui program Aku Saudagar Muda, dirinya berharap Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dapat bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengangkat semua UMKM guna mendukung hal tersebut.

“Tidak hanya BNI kami berharap kerjasama dari pihak lainnya agar UMKM di Kalbar ini semakin mantap dan stabil. Dan dari program tersebut dapat menciptakan enterpreneur muda yang kreatif,” ujar Muhyiddin.

Sumber : www.preneur.trubus.id

Link : https://preneur.trubus.id/baca/26140/pelaku-umkm-di-kalbar-dapat-ajukan-modal-awal-rp13-juta

8 bulan yang lalu oleh Administrator
55

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Muhyiddin, M.Si. mengatakan jumlah UMKM Kalimantan Barat sangat bertumbuh dengan pesat.

"UMKM kita secara keseluruhan jumlahnya cukup besar, ini yang baru terdaftar di kita ada sekitar 8000-9000 yang tersebar di Kalimantan Barat," ujarnya.

Melihat tumbuh kembang pasar, potensi yang berkembang itu sangat besar, karena UMKM kita tidak terpengaruh oleh gejolak yang ada saat ini.

Dengan demikian, Lanjutnya, problematika yang menghambat UMKM kita adalah akses permodalan, kemudian penguasaan terhadap IT atau teknologi yang lemah.

"Tuntutan sekarang, yang menjadi pembahasan kita yaitu bagaimana UMKM bisa ikut dalam kancah perkembangan teknologi, sehingga dia harus menguasai alat yang berkenaan dengan alat yang harus dia gunakan untuk pemasaran," papar Muhyiddin.

Sehingga, Muhyiddin mengatakan dengan perkembangan teknologi ini, sebagai jajaran dinas ataupun pemerintah terkait berupaya melakukan bimbingan teknis, pelatihan dan lain sebagainya.

"Jadi respon saat ini dari masyarakat yang kita berikan pelatihan itu cukup antusias. Walaupun kita terbatas dengan pendanaan tetapi kita melakukan seleksi yang prioritas, dimana kita mencari UMKM yang memang membutuhkan," ujarnya.

"Saat ini kita juga bekerjasama dengan kabupaten dan kota, UMKM yang sudah terdaftar ini kita latih dan sangat terbatas jumlah yang kita beri pelatihan," sambungnya.

Muhyiddin mengatakan, pelatihan yang di laksanakan untuk UMKM itu di jajaran dinas koperasi di wadahi melalui balai latihan koperasi dan pelatihan yang ada di PLUT dan dinas melalui Bintek sosialisasi dan lainnya untuk melakukan pembinaan terhadap UMKM yang ada.

"UMKM menjadi tanggung jawab kita semua, karena pengembangan ini juga terkait taraf kehidupan ekonomi yang lebih baik, kita tetap melakukan seperti seminar, diskusi, pelatihan dan sebagainya. Dinas terkait juga akan terus mengajak bekerjasama agar UMKM Kalbar termotivasi dan menjadi lebih baik lagi, mengingat jumlah ini sangat banyak di Kalimantan Barat," pungkasnya.

Sumber : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/02/11/muhyiddin-umkm-kalbar-tumbuh-dengan-pesat-dan-siap-bersaing

8 bulan yang lalu oleh Administrator
58

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Demi upaya peningkatan kualitas koperasi dan UKM yang ada di Provinsi Kalbar, Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Barat (Kalbar) mengatakan ada sejumlah target yang mesti dicapai oleh dinas hingga tahun 2020 mendatang.

"Kita berupaya sebagaimana visi Gubernur Kalbar yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera, sehingga kami akan menyokongnya melalui peningkatan kualitas produktif dalam berdaya saing," ujar Plt Kepala Diskop UKM Kalbar, Muhyiddin, saat kegiatan Rakorda Bidang Koperasi dan UMKM, Kamis (28/2/2019).

Lanjutnya, hingga tahun 2020, pihaknya menargetkan sebanyak 25 persen koperasi aktif di Kalbar yang masuk dalam kategori koperasi berkualitas. Indikator koperasi yang dapat dikatakan berkualitas itu, sebutnya, mencangkup beberapa hal, di antaranya pelaksaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) serta terkait aset koperasi.

“Indikatornya yakni pelaksanaan RAT yang dilakukan secara rutin,dan mereka mengalami penambahan omset atau aset,” imbuhnya.

Sementara di bidang UMKM, targetnya adalah UMKM yang naik kelas. Bersama pemerintah pusat, pemeritah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, pihaknya akan menjalankan program secara sinergis dalam rangka mendorong pertumbuhan UMKM, baik melalui pembinaan, pelatihan, bantuan, hingga penyiapan pasar.

"Untuk mencapai hal tersebut, langkah awal yang dilakukan adalah merampungkan data, baik koperasi mapun UMKM. Dan untuk koperasi, data terkait aset koperasi dan laporan pelaksanaan RAT akan menjadi bahan masukan awal. Dengan data itu, kita dapat menetukan koperasi yang berkualitas dan mana yang sakit," paparnya.

Sedangkan pendataan UMKM, akan dilakukan secara lebih terperinci. “Kami inginnya data UMKM itu by name by address,” ujarnya.

Namun dalam merealisasikan hal ini, tambah dia, dinas kabupaten/kota kerap terganjal. Terutama terkait ketersediaan dana yang diangggap kurang, jarak tempuh yang jauh, serta minimnya Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita harap ada dukungan dari pemerintah daearah setempat, apakah dalam bentk anggaran yang cukup, atau bentuk lainnya. Pada dsaarnya kami ingin agar data itu segera ada,” ucapnya.

Dengan data itu pula nanti, tambah dia, pihaknya semakin mudah untuk memberikan pembinaan informasi secara lebih tepat sasaran. Selain itu, bantaun-bantuan yang data dari pihak mana pun dapat diberikan pada usaha yang layak mendapatkan bantuan.

Sumber: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Link : http://pontianak.tribunnews.com/2019/02/28/dinas-koperasi-target-25-persen-koperasi-aktif-di-kalbar